5 Pemikiran yg
membawa pemiliknya ke dalam jurang ke gagalan, kesengsaraan dan kemiskinan.
periksalah
dengan teliti , siapa tahu kita masih memiliki stok pikiran berikut:
1.
Pikiran yg membatasi
2.
Pikiran yg memberikan
alasan
3.
Pikiran yg memberikan
penilaian
4.
Pikiran yg tertutup
5.
Pikiran yg statis
Jika di dalam
diri anda masih terdapat pikiran-pikiran tersebut buanglah ecepat mungkin tanpa
perlu berpikir lagi dan ganti dg 5 pikiran pembangun kesuksesan, yaitu:
1.
Pikiran yg membebaskan
2.
Pikiran yg memberikan
solusi
3.
Pikiran yg memahami
4.
Pikiran yg terbuka
5.
Pikiran yg dinamis
Mari kita selami
dan pahami lebih dalam tentang 5 pikiran pembunuh kesuksesan dan 5 pikiran yang
membangun kesuksesan tersebut.
Pikiran Yang Membatasi vs Pikiran yg Membebaskan
Orang yg
berpikiran membatasi bisa di kenal dari perkataannya: “Saya Cuma lulusan
SD”,”Itu bukan bidang saya,”saya tidak memiliki modal untuk memulainya”, dan
perkataan lain yg membatasi dan mengerdilkan diri.Orang yg dalam pengaruh
pikiran yg membatasi tidak berani mengambil tindakan besar atau tampil beda,
dan tidak percaya diri.Pikiran yg membatasi bisa di bunuh dg menggunakan
pikiran yg membebaskan, seperti: “Meskipun Cuma lulusan SD , saya bisa sukses
jika terus belajar dan mengambil tindakan “, Bidang pekerjaan apapun bisa saya
kuasai asalkan saya bersedia mempelajarinya dengan tekun”. Anda perlu
melindungi diri dari serangan pikiran yg membatasi-tidak mungkin dan tidak bisa-
dengan membangun benteng pertahanan dengan selalu berpikiran membebaskan-semua
mungkin dan semua bisa jika saya terus belajar dan berusaha keras untuk
mencapainya.
Pikiran yang Menyalahkan vs Pikiran yang memberi
Solusi
Pernahkah anda
mendengar orang yg mengatakan, “gara-gara orang tua tidak sanggup untuk
menguliahkan saya, masa depan saya menjadi suram. Berhati-hatilah dg dia karena
dia telah di kuasai pikiran menyalahkan yg akan menyeretnya ke jurang kegagalan
kalau tidak egera menyadarinya.Pikiran menyalahkan bisa di bunuh dg menghadirkan pikiran yg memberi solusi.Jika
Orang tua tidak mampu untuk menguliahkan,solusinya apa? Mendapatkan
beasiswa,kuliah sambil kerja dan masih banyak solusi lainnya.
Pikiran yg Rajin
vs Pikiran yg Memahami
Jika anda pernah
bertemu dg orang yg sering mengatakan, “Benar aja,bapaknya kan pejabat, jadi
dia mudah di terima kerja,sedangkan aku kan Cuma anak orang biasa” atau “terang
aja kuliahnya kan di luar negri, jadi gajinya lebih tinggi dari aku yg Cuma
kuliah di universitas swasta dalam negri”. Bentengi diri anda dengan dari
pikiran itu dg menumbuhkan pikiran yg memahami.Meskipun anak pejabat, dia orang
yg mandiri dan berprestasi,tidak mengandalkan fasilitas dan pengaruh
orangtuanya sehingga dia mudah di terima kerja.Di samping kuliah di luar negeri
dg prestasi akademik yg bagus,di perusahaan dia juga memiliki kinerja yg baik
dan produktivitas yg tinggi sehingga gajinya pun tinggi.
Pikiran yang Tertutup vs Pikiran yg Terbuka
Pikiran yg
tertutup akan membuat orang merasa dirinya yg paling benar dan sulit untuk
menerima sudut pandang orang lain yang berbeda.Akibatnya, dia sulit untuk
berubah dan meraih sukses.Sebaliknya, pikiran yg terbuka mampu menerima ide dan
pandangan orang lain dg tetap memiliki filter untuk menyaring mana yg akan di
ambil dan mana yg sekedar lewat.
Pikiran Statis vs Pikiran Dinamis
Pikiran yg
stagnan,tidak berkembang, akan sangat menghambat tercapainya
kesuksesan,kebahagiaan dan kekayaan.Sebagai contoh:Orang yg berpikir bahwa
satu-satunya cara untuk menjadi kaya adalah dg bekerja keras, akan tertinggal
kekayaannya dg orang yg bekerja dg cerdas dan keras. Kita perlu memiliki
pikiran dinamis, terus berkembang untuk menemukan formula-formula baru dalam
meraih kesuksesan,kebahagiaan dan kekayaan dg lebih mudah serta cepat.
Tulisan 5 Pemikiran yg membawa pemiliknya ke dalam
jurang ke gagalan, kesengsaraan dan kemiskinan dan 5 Pemikiran yg membangun
kesuksesan,kebahagiaan dan kekayaan ini saya kutip dari sebuah buku Karangan
Bapak Edi Susanto judul “100 PIKIRAN yg mencerahkan dan memperkaya hidup”. Saya
membagikan artikel ini di blog saya karna saya merasa isi dari buku ini sangat
lah bermanfaat untuk merubah pola pikir kita yg salah.Selanjutnya saya juga
akan membagikan bebrapa tulisan pak edi susanto yg ada di buku ini.