Oleh:Majelis MS
Bila di tanya
kepada diri kita “Apa yg di cari dalam hidu ini ?” kekayaan ? kesenangan ?
kecantikan? kebahagiaan kah atau ketenangan hati yang hanya dapat di peroleh
dengan keridhaan dan ketaqaan kepada Allah SWT. Jawabannya di pulangkan kepada
kita masing-masing.
Tugas, adalah
kewajiban yang harus di kerjakan dan tujuan adalah haluan yang di tuju, maksud,
keinginan dan sebagainya.Kamus B.indonesia oleh Tim Prima Pena.
Secara umum,Kita
tahu manusia di citakan untuk mengabdi kepada Allah yang disebut ibadah. Dalam
surah adz-zariyat 51:56 Allah berfirman:
“Dan AKU tidak
menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-KU”
Dan di dalam
surah al-bayyinah 98:5 Allah berfirman:
“Padahal mereka
tidak di suruh kecuali supaya mengabdi kepada Allah dengan memurnikan keta’atan
kepada-NYA dalam (menjalankan) agama yang lurus.dan supaya mereka mendirikan
sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.
Ibadah itu
terbagi dua, yaitu ibadah mahdhah (khusus) dan ibadah ghairu mahdhah
(umum).Ibadah khusus seperti shalat, puasa, zakat, dan haji, di sebut upacara
ritual, kegiatan rohaniyah(spritual).Ibadah umum berarti apa saja perbuatan
baik yang di dasarkan kepada AL-Qur’an dan sunnah di sebut amal shalih,
seperti:
Pertama,
memamurkan bumi, apakah menjadi petani, pelaut, pedagang, pegawai, karyawan,
guru,dosen, profesional, memanfaatkan sumber daya alam sehingga berguna bagi
kehidupan dengan syarat tidak merusak
bumi yang berakibat merusak kehidupan.
“Dialah yang
telah menciptakan kamu dari bumi (tanah), dan menjadikan kamu pemakmurnya
(menghuni dan mengolah hasil bumi untuk kemakmuran umat manusia)(Q.S Hud
11:61).Dan di ayat lain di katakan:
“Sesungguhnya
Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan
telah kami turunkan bersama mereka Al-kitab dan neraca (keadilan) supaya
manusia dapat melaksanakan keadilan.”Dan kami ciptakan besi (dan perak,emas, almunium, tembaga,
minyak dll) yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi
manusia( untuk di olah), dan supaya ALLAH mengetahui siapa yang menolong
agama-Nya(islam) dan rasul-rasul padahal Allah tidak di lihatnya.Sesungguhnya
Allah maha kuat lagi Maha perkasa(Q.S 57:25).
Kedua,Menjadipemimpin,
mulai dari tingkat paling bawah seperti Rt/Rw sampai atas, baik memimpin diri
sendiri maupun orang lain. Firman ALLAH,
“Sesungguhnya
aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi ini” (Q.S Al-baqarah, 2:30)
“Dialah yang
menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi”. (Q.S Al-Fathir, 35:39.)
Ketiga,
menegakkan hukum yang berkeadilan (berdasarkan hukum Allah), terbebas dari
pengaruh hawa nafsu(subjectif/vested interest).
“Hai Daud,
sesungguhnya kami menjadikan kamu khalifah(penguasa) di muka bumi, maka
tegakkanlah hukum diantara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti
hawa nafsu,Karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.Sesungguhnya
orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena
mereka melupakan hari perhitungan.
Tujuan Hidup
Muslim :
Semua
tugas/perbuatan manusia adalah untuk mencari kebahagiaan sejati.Kebahagiaan
sejati, ketenangan bathin hanya bisa di dapatkan dengan iman dan ilmu
pengetahuan tentang ke-Esaan ALLAH, baik ilmu tentang asma-asma Allah, hukum-hukum
Nya dan juga ilmu tentang ciptaan Nya.
“Allah akan
meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu
pengetahuan beberapa derajat.Dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan
(Q.S 58:11)
Dalam surat
Al-Baqarah 2:201 manusia bermohon kepada Allah:
Artinya:”Diantara
manusia ada yang meminta kepada Allah, ya tuhan kami berikanlah kepada kami
kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dan hindarkan lah kami dari
‘azab neraka’’.
Jadi yang kita
harapkan dalam kehidupan ini adalah kebahagiaan hidup di dunia dan kebahagiaan
hidup di akhirat dan terhindar dari azab neraka.
Caranya dengan
mengingat Allah.Di surat Ar-ra’du 13:28 Allah berfirman:
(Yaitu)
orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat
Allah.Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.
Dengan demikian
sumber ketenangan hidup bagi seorang muslim adalah keimanan kepada Allah SWT
dan ia selalu berzikir kepada Allah dengan segala penerapannya.
Hadis nabi,
“Barang siapa yang di pagi hari sehat badannya, tenang jiwanya dan dia
mempunyai makanan di hari itu maka seolah-olah dunia ini di karuniakan
kepadanya.
Rasulullah
bersabda “Ada dua nikmat yang sering di lalaikan oleh kebanyakan manusia yaitu
kesehatan dan waktu luang”.
Mari kita
manfaatkan kesehatan dan waktu kita untuk melaksanakan tugas dan tujuan hidup
kita sebagai muslim dan mukmin.
PENUTUP
Dan tiadalah
kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main.Dan sesungguhny akhirat
itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. Al-ankabut 29:64.
Hadits
Rasulullah SAW “Barangsiapa yang menjadikan dunia ini (pusat )cita-citanya,
niscaya Allah akan mencerai beraikan cita-cita nya dan menjadikan kefakiran
menhantuinya serta tidak akan datang kepadanya keduniaan melainkan sekedar apa
yang telah di tetapkan.Dan barang siapa yang menjadikan itu niatnya,niscaya
Allah menghinpunkan segala urusan serta menciptakan kepuasan dalam hatinya
sementara dunia datang tunduk kepadanya”(Hadits Bukhari Muslim)
sekian wassalam
Sumber: Buletin
JUMU’AH AD-DAKWAH oleh IKMI KOORWIL RIAU.

No comments:
Post a Comment