Wednesday, September 30, 2015

Perbedaan server-side dan client-side

Perbedaan server-side dan client-side

            Istilah server-side dan client-side tidak asing terdengar bila kita ingin mempelajari pembuatan web atau pemrograman web sebab istilah server-side dan client-side di buat untuk di gunakan sebagai pengelompokan  beberapa bahasa pemrograman web berdasarkan pihak mana yang melakukan pengolahan data di web.

            Secara bahasa client-side berarti sisi pengguna dan server-side berarti sisi server atau penyedia.
            Client-side adalah bahasa-bahasa pemrograman web yang pengolahan data script nya di lakukan oleh komputer pengguna/user.Sedangkan server-side adalah bahasa-bahasa pemrograman yang pengolahan data scripnya di lakukan oleh komputer server atau penyedia.

            Kita dapat melihat  kode-kode script ketika mengunjungi sebuah alamat web dengan cara klik kanan pada sebuah halaman web  dan melihat sumber halaman (view page source).Beberapa contoh bahasa pemrograman yang termasuk ke dalam client-side adalah HTML, CSS, Javascript,dan XML.Namun untuk server-side kita tidak akan bisa melihat script atau kode-kode nya sebab server-side bersifat rahasia dan hanya bisa di lihat oleh penyedia server itu sendiri.Beberapa contoh bahasa pemrograman yang termasuk ke dalam bahasa pemrograman kelompok server-side adalah PHP, ASP.Net, ASP dll.

            Pada client-side mempengaruhi berat tidaknya loading atau proses sebuah website tergantung pada komputer dan koneksi pengguna nya sedangkan pada server-side mempengaruhi berat tidaknya loading atau proses tergantung pada kecepatan dan kecangihan komputer server penyedia.

            Jadi, intinya client-side proses pengolahan data nya pada komputer user sedangkan server-side  proses pengolahan datanya pada komputer server,
Semoga bermanfaat,...

No comments:

Post a Comment