Thursday, October 22, 2015

JAVA PROGRAMING- Sebagian Fitur-Fitur dari Pemrograman Java




1.JAVA Virtual Machine (JVM)
JVM adalah sebuah mesin imajiner (maya) yg bekerja dg menyerupai aplikasi pada sebuah mesin nyata.JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform dimana kompilasi kode JAVA terjadi.Spesifikasi inilah yg membuat aplikasi berbasis java menjadi bebas dari platform manapun karena proses kompilasi di sesuaikan oleh JVM.
Aplikasi program Java di ciptakan dg file teks berekstensi.java.Program ini di kompilasi menghasilkan  satu berkas bytecode berextensi .class atau lebih.Bytecode adalah serangkaian instruksi serupa instruksi kode mesin.Perbedaannya adalah kode mesin harus di jalankan pada sistem komputer dimana kompilasi di tujukan, sementara bytecode berjalan pada java interpreter yg tersedia di semua platform  sistem komputer  dan sistem operasi.
2.Gerbage Collection
Banyak bahas pemrograman lain yg mengijinkan seorang programer mengalokasikan memori pada saat di jalankan.Namun, seelah menggunakan alokasi memory tersebut harus terdapat cara untuk menempatkan kembali  blok memori tersebut supaya program lain dapat menggunakannya.Dalam C,C++ dan bahasa pemrograman lainnya adalah programer yg mutlak bertanggung jawab akan hal ini.Hal ini dapat menyulitkan apabila programer tersebut alpa untuk mengembalikan blok memory  sehingga menyebabkan situasi yg di kenal dg nama memory leaks.
Program JAVA melakukan gerbage collection yg berarti program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yg tidak di gunakan lagi.Fasilitas ini  mengurangi beban pengelolaan memory oleh programer dan mengurangi atau mengeliminasi sumber kesalahan terbesar yg terdapat pada bahasa yang memungkinkan alokasi dinamis.
3.Code Security
Code security terimplementasi pada JAVA melalui penggunaan Java Runtime Environment (JRE).Java menggunakan model pengamanan 3lapis untuk melindungi sistem dari untrusted Java Code.
berikut 3 lapisan tersebut:
pertama, class-loader menangani pemuatan kelas Java ke Runtime interpreter.Proses ini menyediakan penanganan dg memisahkan kelas-kelas yg berasal dari local disk dg kelas-kelas yg di ambil dari jaringan.Hal ini membatasi aplikasi Trojan karena kelas-kelas yg berasal dari localdisk yg di muat terlebih dahulu.
Kedua, bytecode verifier membaca bytecode  sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa java.
Ketiga, Manajemen keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah program berhak mengakses sumber daya seperti sistem file, port jaringan, proses eksternal dan sistem windowing.Setelah seluruh proses tersebut selesai di jalankan, barulah kode program di eksekusi.
Selain 3 lapis perlindungan di atas java juga memiliki beragam teknik pengamanan lain:
a.Bahasa di rancang untuk mempersulit eksekusi kode perusak.Peniadaan pointer merupakan langkah besar pengamanan.Java tidak mengenal operasi pointer.Di tangan programer handal, operasi pointer merupakan hal yg luar biasa untuk optimasi dan pembuatan program yg efisien serta mengagumkan.Namun mode ini dapat menjadi petaka di hadapan programer jahat.Pointer merupakan sarana luar biasa  untuk pengaksesan tak di otorisasi.Dengan peniadaan operasi pointer, java dapat menjadi bahasa yg lebih aman.
b.Java memiliki beberapa pengaman  terhadap applet.Untuk mencegah program bertindak mengganggu media penyimpanan, maka applet tidak di perbolehkan melakukan open, read ataupun write terhadap berkas secara sembarangan.Karena java applet dapat membuka jendela browser yg baru, maka jendela mempunyai logo java dan teks identifikasi terhadap jendela yg di buka.Hal ini mencegah jendela pop-up menipu sebagai permintaan keterangan username dan password.

No comments:

Post a Comment